Monday, April 21, 2025

DAMPAK ARISAN ONLINE TERHADAP PEREKONΟΜΙΑΝ ΜΙΤΑ

 DAMPAK ARISAN ONLINE TERHADAP

PEREKONΟΜΙΑΝ ΜΙΤΑ


MAPEL SOSIOLOGI 

KELAS XI


DISUSUN OLEH

 RIZKI NURAINI LANI SALWA


SMA GUNUNG MADU LAMPUNG TENGAH LAMPUNG 2025




A.Pendahuluan


Arisan online adalah arisan yang dilakukan melalui media digital, seperti media sosial atau aplikasi pesan instan, di mana anggota arisan berkumpul secara online untuk mengumpulkan uang secara bersama-sama dan kemudian dibagikan kepada anggota yang beruntung melalui sistem undian. Arisan online biasanya melibatkan kesepakatan di antara anggota untuk menyetor uang secara berkala, dan kemudian uang yang terkumpul akan diundi untuk menentukan siapa yang akan menerima uang arisan tersebut. Arisan online memanfaatkan platform digital seperti grup media sosial (misalnya WhatsApp, Facebook), atau aplikasi pesan instan untuk mengelola arisan, berkomunikasi antar anggota, dan memfasilitasi transaksi keuangan. Arisan online menawarkan kemudahan dan fleksibilitas, memungkinkan anggota untuk ikut arisan tanpa harus bertemu secara langsung. Seperti bentuk arisan lainnya, arisan online juga memiliki risiko, terutama terkait dengan keamanan dana dan potensi penipuan.


Arisan online ini berdampak pada perekonomian pribadi, Perekonomian adalah sistem yang mengatur dan mengalokasikan sumber daya, barang, dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ini mencakup produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa, serta bagaimana sumber daya langka dialokasikan.


Produksi: Proses menciptakan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


Distribusi: Proses penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.


Konsumsi: Penggunaan barang dan jasa oleh masyarakat.


Masalah ini menyangkut pada perekonomian pribadi di mana, Perekonomian pribadi berarti bagaimana kamu mengatur uangmu sendiri dari penghasilan yang kamu dapatkan, berapa yang kamu pakai untuk belanja, berapa yang ditabung, dan bagaimana kamu merencanakan keuangan di masa depan. Komponen Perekonomian Pribadi yaitu: Pendapatan. Pengeluaran, Tabungan, Investasi, Utang.



B.Isi dan Pembahasan


Mita diajak oleh temannya untuk ikut arisan online. Awalnya, temannya meyakinkan bahwa ia juga ikut dalam arisan tersebut. Namun, setelah arisan berjalan dan setoran ketiga masuk, temannya ternyata tidak ikut arisan. Hal ini membuat Mita kaget dan merasa tertipu.


Mita mencoba keluar dari arisan karena merasa dibohongi. Namun, ia diberi informasi bahwa untuk keluar tetap harus melunasi setoran dan membayar denda. Mita setuju dan tetap berusaha memenuhi kewajiban. Ia diminta setor Rp100.000 setiap 20 hari, dan Mita mendapat kan uang arisan itu pada tanggal 18. Namun, ketika Mita ingin mengambil uangnya, orang yang seharusnya membayar malah sulit ditemui dan selalu memberi alasan.


Akhirnya Mita merasa bingung dan kesulitan menghubungi admin, karena temannya tidak mau memberikan kontak admin arisan. Uang sebesar Rp900.000 milik Mita pun dikembalikan sampai saat ini.


Bahkan Mita meminta kepada Aldini untuk nyamar menjadi tante nya pun sampai sekarang uang tersebut belum kembali.


Dalam kasus arisan online yang dialami Mita, pendekatan manajemen konflik yang paling tepat digunakan adalah mediasi. Mediasi merupakan proses penyelesaian konflik dengan bantuan pihak ketiga yang netral, yang bertugas membantu kedua belah pihak untuk saling berkomunikasi secara terbuka, memahami sudut pandang masing-masing, serta mencari solusi bersama secara sukarela. Mediasi cocok digunakan dalam situasi seperti ini karena konflik terjadi di antara individu yang memiliki hubungan personal dan informal, bukan dalam struktur organisasi atau lembaga resmi. Hubungan Mita dengan temannya tidak dilandasi oleh kontrak hukum atau perjanjian formal, sehingga pendekatan yang terlalu legalistik seperti arbitrase kurang relevan.


Melalui mediasi, Mita dapat menyampaikan keluhan dan kronologi kejadian secara langsung kepada temannya dan (jika memungkinkan) kepada pihak admin arisan. Mediator, yang bisa berasal dari tokoh netral seperti ketua RT, guru, atau pihak komunitas yang dipercaya, membantu menjaga komunikasi tetap sehat dan tidak memihak. Dalam proses ini, mediator mendorong kedua pihak untuk mengungkapkan perasaan, mencari titik temu, dan menemukan solusi yang realistis, seperti pengembalian dana secara bertahap atau penyelesaian damai lainnya. Hal ini tentu lebih efektif dibanding membiarkan konflik berlarut-larut atau mengambil langkah hukum yang bisa memperburuk hubungan sosial.


Mediasi memberikan ruang yang lebih damai dan fleksibel untuk menyelesaikan konflik, terutama karena tujuannya bukan hanya menyelesaikan masalah uang, tetapi juga menjaga hubungan sosial tetap baik. Selain itu, proses ini cenderung hemat waktu, biaya, dan mampu membangun kembali kepercayaan yang sempat hilang. Maka dari itu, dibandingkan kompromi, konsiliasi, atau arbitrase, mediasi adalah pilihan yang paling relevan dan manusiawi dalam menyelesaikan kasus seperti ini.



C.Penutup


Berdasarkan pembahasan mengenai kasus arisan online yang dialami oleh Mita, dapat disimpulkan bahwa perkembangan teknologi digital membawa dampak yang signifikan terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk dalam pelaksanaan arisan. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat risiko yang dapat merugikan individu, terutama jika tidak disertai dengan transparansi dan rasa tanggung jawab antar anggota.


Dalam kasus ini, permasalahan yang muncul berkaitan erat dengan kurangnya kejelasan informasi, komunikasi yang tidak terbuka, serta tidak adanya sistem perlindungan yang kuat dalam mekanisme arisan online. Untuk menyelesaikan konflik yang timbul, pendekatan manajemen konflik melalui mediasi terbukti menjadi solusi yang paling relevan. Mediasi tidak hanya mampu menjaga hubungan sosial yang sudah terjalin, tetapi juga memberi ruang bagi penyelesaian yang damai, adil, dan manusiawi.


Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam mengikuti arisan online dan memastikan adanya aturan yang jelas sejak awal. Edukasi mengenai manajemen keuangan pribadi dan literasi digital juga sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat lebih terlindungi dari potensi penipuan atau konflik di kemudian hari. Semoga tulisan ini dapat menjadi pembelajaran dan membuka wawasan tentang pentingnya kehati-hatian dalam mengelola aktivitas ekonomi berbasis digital.

No comments:

Post a Comment

Dampak Strict Parents terhadap Perkembangan Emosional Iffa Kelas Sosiologi

  Dampak Strict Parents terhadap Perkembangan Emosional Iffa Kelas Sosiologi MAPEL SOSIOLOGI KELAS XI DISUSUN OLEH KEYSA KHANZANA PUTRI SMA ...